Blog

Ada Benjolan di Gusi. Perlukah Ke Dokter Gigi?

Pernahkah kamu melihat ada benjolan yang tidak biasa pada area gusi? Benjolan yang muncul tanpa disadari ini biasanya tidak memicu rasa sakit pada awalnya, bahkan beberapa orang ada yang tidak menyadari kehadirannya. Kebanyakan orang menganggap bahwa benjolan pada gusi adalah hal yang biasa dan dengan sengaja membiarkannya begitu saja selagi tidak mengganggu aktivitas mulut lainnya, seperti berbicara dan mengunyah. Namun seiring berjalannya waktu benjolan akan kian membesar dan terasa sakit bila ditekan. Bila sudah begini, perlukah ke dokter gigi? Atau justru membiarkan benjolan mengempis dengan sendirinya?

Continue reading “Ada Benjolan di Gusi. Perlukah Ke Dokter Gigi?”

Seberapa Efektif Pasta Gigi yang dibuat Sendiri bagi Gigi?

Sebagian permasalahan gigi dan mulut kini dapat diatasi dengan menggunakan pasta gigi, meskipun peran dokter gigi tidak dapat digantikan, namun penggunaan pasta gigi dapat meminimalisir sekaligus membantu mengatasi masalah yang kamu alami. Oleh karena itu, tak jarang kamu melihat banyak varian pasta gigi yang dijual di pasaran, rata-rata pasta gigi disesuaikan dengan permasalahan gigi dan gusi yang dialami. Contohnya saja, pasta gigi khusus gigi sensitif. Pasta gigi ini diformulasikan untuk gigi sensitif dan meminimalisir rasa ngilu ketika mengonsumsi makanan atau minuman dingin. Kamu bisa mendapatkan secara instan dengan membelinya di market place terdekat atau apotek. Namun bagaimana jika ada sebagian orang yang justru berinisiatif membuat pasta gigi sendiri dengan bahan seadanya? Apakah pasta gigi ini sama efektifnya dengan pasta gigi yang dijual di pasaran?

Continue reading “Seberapa Efektif Pasta Gigi yang dibuat Sendiri bagi Gigi?”

3 Khasiat Tersembunyi dari Kulit Jeruk bagi Gigi dan Gusi

Buah jeruk merupakan salah satu buah yang paling banyak digemari, selain karena rasanya yang manis serta menyegarkan, bagian daun hingga kulitnya pun dapat dimanfaatkan. Bagian daging buah biasanya paling banyak dijadikan sebagai bahan olahan makanan, sedangkan daun jeruk biasa dimanfaatkan sebagai bumbu masakan, contohnya saja daun jeruk nipis. Sementara kulit jeruk paling banyak dimanfaatkan sebagai pengaharum ruangan atau pembasmi nyamuk karena senyawa limonene yang ada di dalamnya. Manfaat lainnya dari kulit jeruk yakni pemanfaatan kulit jeruk sebagai bahan bahan produk kecantikan.  Namun dibalik berbagai manfaatnya itu, kulit jeruk ternyata dapat dimanfaatkan untuk kesehatan rongga mulut. Tahukah kamu apa saja manfaat kulit jeruk bagi rongga mulut?

Continue reading “3 Khasiat Tersembunyi dari Kulit Jeruk bagi Gigi dan Gusi”

5 Cara Mudah Mengatasi Bau Mulut Setelah Mengonsumsi Bawang

Bawang putih merupakan salah satu bumbu dapur yang paling sering digunakan hampir disemua jenis makanan. Rasa gurih yang ditimbulkan akan membuat masakan menjadi nikmat saat disantap, namun tidak semua orang mengonsumsi bawang putih dalam keadaan matang. Ada juga yang mengonsumsi bawang putih dalam keadaan mentah dengan berbagai alasan, ada yang sengaja mengonsumsinya untuk kesehatan atau memang karena alasan suka saja. Sayangnya, setelah mengonsumsi bawang putih, rasa bawang akan tertinggal di dalam rongga mulut dan menyebabkan bau mulut. Bau mulut ini terkadang tidak dapat hilang hanya dengan menyikat gigi saja. Tahukah kamu bagaimana cara menghilangkan bau mulut akibat bawang putih?

Continue reading “5 Cara Mudah Mengatasi Bau Mulut Setelah Mengonsumsi Bawang”

Benarkah ada Ulat Gigi di dalam Gigi Berlubang?

Jika kamu mendengar kata “ulat”, mungkin kamu akan membayangkan dedaunan hijau atau gulungan sutera yang berwarna putih. Namun bagaimana jika ulat yang dimaksud berada di dalam gigi yang berlubang dan menyebabkan rasa sakit yang luar biasa? Mungkin sebagian dari kamu merasa kebingungan tentang ulat gigi yang ada di dalam gigi yang berlubang, namun sebagian lainnya justru sudah mempercayai tentang ulat gigi ini secara turun-temurun. Alhasil, banyak diantara kamu yang justru pergi ke pengobatan tradisional sebagai upaya untuk menghilangkan ulat gigi. Tetapi apakah benar ulat gigi menyebabkan gigi berlubang?

Continue reading “Benarkah ada Ulat Gigi di dalam Gigi Berlubang?”

Sudahkah Kamu Melakukan 3 Cara ini saat Menyikat Gigi?

Sejak kecil, kamu pasti sudah diajarkan untuk menyikat gigi oleh ibumu tiap pagi dan malam hari. Akan tetapi, apakah kamu diberitahu bagaimana  menyikat gigi dengan benar? Hal inilah yang menjadi pemicu kerusakan gigi semakin tinggi meskipun kamu sudah menyikat gigi secara rutin. Kamu selalu keliru dalam menyikat gigi dan melakukannya secara terburu-buru. Alhasil, karang gigi akan menebal dan menyebabkan gigi berlubang.  Sebagian orang tua, mungkin menyangka bahwa kerusakan gigi disebabkan oleh pola makanmu yang salah. Padahal, pemicu kerusakan gigi ialah cara menyikat gigi yang salah. Semua orang mungkin tahu tentang aktivitas menyikat gigi, namun tidak semua orang tahu bagaimana menyikat gigi dengan cara yang benar. Tahukah kamu bagaimana caranya?

Continue reading “Sudahkah Kamu Melakukan 3 Cara ini saat Menyikat Gigi?”

Haruskah Khawatir saat Lidah Pecah-pecah?

Lidah merupakan salah satu bagian rongga mulut yang dapat mengindikasi suatu penyakit berdasarkan dari perubahan warnanya. Contohnya saja, jika permukaan lidah dipenuhi oleh warna keputihan, kondisi ini mungkin sering terjadi pada bayi akibat permukaan lidah yang jarang dibersihkan. Alhasil, sisa ASI yang menempel dipermukaan lidah akan menjadi ladang hangat bagi bakteri untuk berkembang biak. Faktor inilah yang menyebabkan lidah berwarna keputihan. Perubahan warna pada lidah termasuk hal yang paling sering terjadi sehingga sudah dapat langsung dikenali penyebabnya. Namun bagaimana jika lidah tiba-tiba berubah menjadi retak dan pecah-pecah? Apalagi retakan tersebut membuat lidah seolah terbelah, apakah kondisi ini termasuk ke dalam kondisi yang wajar dan dapat dibiarkan begitu saja?

Continue reading “Haruskah Khawatir saat Lidah Pecah-pecah?”

Seberapa Penting Retainer bagi Pengguna Behel?

Behel merupakan salah satu perawatan gigi berbahan dasar kawat yang kini tengah digemari oleh seluruh kalangan, baik anak muda hingga tua. Fungsi utama penggunaan behel adalah untuk merapihkan struktur gigi yang berantakan dan memperbaiki bentuk rahang. Lama atau tidaknya penggunaan behel biasanya ditentukan dari kondisi permasalahan yang kamu alami, pada kasus ringan penggunaan behel cukup membutuhkan waktu 18 bulan. Berbeda halnya jika kasus yang kamu alami cukup berat, pemakaian behel bisa membutuhkan waktu bertahun-tahun. Waktu yang tidak sebentar ini membuat sebagian orang merasa sangat lega ketika waktu pelepasan behel tiba. Sayangnya, kamu lupa bahwa ada satu proses perawatan gigi selepas penggunaan behel yang harus kamu lakukan. Perawatan gigi tersebut adalah penggunaan retainer gigi. Seberapa penting retainer gigi bagi pengguna behel?

Continue reading “Seberapa Penting Retainer bagi Pengguna Behel?”

Mengapa Si Kecil Enggan Menyikat Gigi?

Sejak usia berapa si kecil belajar menyikat gigi? Saat proses belajar menyikat gigi, si kecil akan melakukan berbagai cara dan alasan untuk menghindari aktivitas menyikat gigi. Mulai dari menangis tak henti-henti hingga berlarian ke seluruh bagian rumah, sampai akhirnya kamu mulai menyerah dan membiarkan si kecil melewati aktivitas menyikat gigi berhari-hari. Sebagian orang tua mungkin akan terus berusaha memberikan pemahaman pada si kecil tentang pentingnya menyikat gigi, tetapi kebanyakan orang tua justru menuruti kehendak si kecil asalkan drama sebelum menyikat gigi tidak terulang kembali. Tindakan si kecil ini tentunya tidak beralasan, sikapnya yang tidak terkendali dan disertai dengan penolakan ini ternyata berawal dari kesalahan para orang tua. Tahukah kamu alasan mengapa si kecil enggan untuk menyikat gigi?

Continue reading “Mengapa Si Kecil Enggan Menyikat Gigi?”

Makanan sering Terselip di Gigi. Kenali Penyebabnya!

Makanan yang terselip di sela-sela gigi tentunya akan mengganggu kenikmatan saat makan, terlebih jika serat makanan tersebut sangat sulit untuk dihilangkan. Kondisi ini biasa terjadi saat kamu mengonsumsi daging yang banyak memiliki serat, namun tidak menutup kemungkinan sayuran juga dapat terselip diantara celah gigi. Saat makanan terselip, kamu akan melakukan beberapa upaya untuk menghilangkannya, mulai dari mengambilnya dengan jari tangan, kuku, tusuk gigi bahkan menggunakan bahan tajam lainnya. Padahal makanan yang terselip digigi menandakan bahwa ada masalah pada rongga mulut dan apabila dibiarkan maka akan memicu permasalahan yang baru. Tahukah kamu apa saja penyebab terselipnya makanan di sela-sela gigi?

Continue reading “Makanan sering Terselip di Gigi. Kenali Penyebabnya!”